Peras Pemilik Toko Barang Bekas, Oknum Wartawan di Samarinda Diciduk Polisi

Samarinda, Metrokaltim.com – Seorang Oknum Wartawan di Samarinda diciduk Polsek Sungai Pinang. Pelaku melakukan aksi pemerasan terhadap korban sebesar Rp 80 Juta.

Nurdin Bengga (55) yang mengaku sebagai wartawan media Radar Nusantara yang berkantor di jalan kenangan 7, Sungai Pinang terus berdalih meski dirinya telah di tetapkan sebagai tersangka. Awalnya pemerasan terjadi saat pasangan lansia membeli velg sepeda motor yang ternyata merupakan hasil curian. Nurdin dan pemilik motor mendatangi toko barang bekas milik Edy dan meminta belasan juta rupiah.

” Pemilik velg datang kekantor Radar menceritakan bahwa velg motornya hilang. Saya langsung koordinasi dengan H. Taher. Kata H Taher kalau mau tutup berita ada biaya berkisar 15-80 juta,” jelas Nurdin saat di Mapolsek Sungai Pinang Kamis (10/2/2022).

Lansia yang tidak memiliki uang senilai 15 juta yang di minta tersangka dan tidak mampu sehingga menurunkan nilai yang di minta menjadi 10 juta. Nurdin langsung meminta uang sebesar 5 juta sebagai DP ( uang muka) dan sisanya akan diminta kembali.

Korban yang terus diteror oleh pelaku untuk memberikan sejumlah uang yang di minta merasa tidak tahan dan melaporkan kejadian pemerasan yang dialaminya pada tanggal 7 Februari 2022, sebelum tersangka mengambil uang yang di minta.

Sementara itu Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Irwanto melalui Kanit Reskrim IPDA Bambang Suheri mengatakan, Awalnya ada informasi dari bhabinkamtibmas terkait hal tersebut. Sehingga Reskrim melakukan penyidikan dan benar di lokasi ada tiga orang yang salah satunya merupakan tersangka Nurdin, saat di periksa di dapatkan satu uang senilai 5 Juta.

” Uang yang di dapat merupakan dari pemilik toko barang bekas senilai 5 juta dari 10 juta yang di janjikan oleh korban,” jelasnya.

Selain tersangka, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti berupa kartu pers, rompi.

Saat ini pihak kepolisian telah menahan tersangka Nurdin dan masih melakukan pengembangan terhadap kasus pemerasan yang terjadi.

(Ries/ MK)

Leave a Reply

Your email address will not be published.