Pertamina Gelar Program Edukasi Energi di Balikpapan, Sasar Ribuan Siswa SD

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – PT Pertamina melalui Program Pertamina Energi Negeri (PEN) 8.0 melaksanakan kegiatan edukasi energi kepada siswa sekolah dasar (SD) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung serentak secara nasional ini menyasar 80 sekolah dasar di 28 kota di Indonesia, termasuk enam sekolah di Balikpapan.

Sejak pagi, ratusan siswa antusias menyambut kehadiran para relawan Pertamina yang hadir langsung di ruang-ruang kelas. Mereka tidak hanya menyampaikan materi mengenai pentingnya energi, namun juga mengemasnya dalam bentuk permainan edukatif, diskusi interaktif, hingga pembacaan puisi yang melibatkan siswa secara aktif.

Salah satu momen menarik terjadi di SDN 005 Balikpapan Utara, saat Dellian Sadam Tegar, siswa kelas atas, tampil membacakan puisi bertema energi di hadapan teman-temannya dan para relawan. Aksi percaya dirinya mendapat apresiasi dari relawan dan guru pendamping. “Saya jadi lebih berani bicara di depan kelas. Saya ingin seperti kakak-kakak dari Pertamina,” ujar Dellian usai kegiatan.

PEN 8.0 di Kota Balikpapan digelar di enam sekolah, yaitu SDN 005 Balikpapan Utara, SDN 005 Balikpapan Selatan, SDN 007 Balikpapan Selatan, SDN 026 Balikpapan Tengah, SDN 011 Balikpapan Kota, dan SDN 021 Balikpapan Timur. Program ini melibatkan 29 relawan dari PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), bagian dari total 950 relawan Pertamina Group yang terjun langsung ke lapangan secara nasional.

Menurut Vice President Legal and Relation PT KPB, Asep Sulaeman, program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya energi dan lingkungan. “Kami ingin anak-anak memahami nilai energi sejak dini, dengan metode pembelajaran yang menyenangkan. Tujuannya agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sadar energi dan peduli terhadap lingkungan,” jelasnya.

Selain menyampaikan edukasi tentang konservasi energi, para relawan juga mendorong siswa untuk berbagi pengalaman sehari-hari. Dellian, misalnya, menceritakan kebiasaannya mematikan lampu pada siang hari di rumah untuk menghemat listrik. Cerita-cerita kecil seperti ini menjadi refleksi nyata dampak dari edukasi yang diberikan.

Koordinator PEN 8.0 Wilayah Balikpapan, Andi Adam, menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para relawan. “Kami bukan sekadar mengajar, tetapi juga belajar dari semangat dan kepolosan anak-anak. Ini menjadi pengingat bagi kami akan pentingnya menanamkan nilai positif sejak usia dini,” ujarnya.

Dengan tema “Energi Untuk Negeri, Anak Hebat, Indonesia Kuat”, PEN 8.0 diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi para pendidik dan relawan yang terlibat. Pertamina menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas, percaya diri, dan bertanggung jawab terhadap masa depan energi Indonesia. (*).

238

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.