Resmi Ditutup Peserta Mukota XI Berjumlah 302, Penutupan Pendaftaran Sempat Diwarnai Keributan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Jelang penutupan pendaftaran calon ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan dan peserta Musyawarah Kota (Mukota) XI sempat diwarnai keributan sesama pengurus, pada Jumat (19/2) siang.

Salah satu pengurus Kadin Balikpapan Ir. Nelson Tarihoran yang juga panitia pelaksana Mukota XI mendatangi kantor Kadin untuk mempertanyakan soal penutupan pendaftaran peserta Mukota kadin, pada Jumat (19/2) sore. Sempat terjadi keributan berupa adu mulut antara pengurus di dalam kantor Kadin.

“Setahu saya tidak pernah dibahas, dan saya selalu menyimak setiap materi pembahasan di rapat harian, lengkap Dewan Pengurus Kadin pada tanggal 14 Januari di Hotel Platinum kok tiba-tiba muncul penetapan tanggal (19/2) tersebut,” ungkap Nelson.

Menurutnya, hal tersebut juga belum dibahas pada rapat panitia pelaksana. karna semua keputusan tentang penyelenggaraan mukota harus melalui keputusan rapat panitia OC bersama panitia SC.

“Kemudian diberitahukan secara tertulis ke media masa atau online serta kepada seluruh anggota Kadin Biasa dan ALB. Itu kan ada jelas di konstitusi Kadin AD/ART Kadin pasal 25 tentang Mukota serta PO Kadin,” paparnya.

Namun, pihak sekretariat Kadin Balikpapan lantas membantah tudingan tersebut. Menurut mereka, seluruh rencana kegiatan Mukota Kadin Balikpapan ke-XI sudah disosialisasikan sejak jauh hari.

Dikonfirmasi atas kejadian tersebut Ketua Panitia Pelaksanaan Mukota XI Kadin Balikpapan, H Soegianto mengatakan sosialisasi terkait batas waktu penutupan pendaftaran peserta mukota sudah dilakukan, baik diinternal kadin maupun di publikasi di media masa.
“Kalau pengurus tidak tahu berarti orang tersebut tidak aktif dan tidak pernah ke kantor Kadin. Di media masa saja hampir semuanya mengekspos 2 sampai 3 kali,” sebutnya.

Akibat kejadian itu berbagai tanggapan dari anggota Kadin dan mantan pengurus Kadin pun menyeruak. Salah satunya Makkalau, dia mengatakan seharusnya pihak pengurus jangan alergi dengan kritik yang tujuannya untuk membangun kadin agar berjalan sesuai dengan AD/RT-nya.

“Karena dalam demokrasi itu hal biasa dan juga harus dibedakan kritik dengan marah. Jaman saya dulu mala dipersilahkan semua anggota pengurus memberi masukan dan sara boleh-boleh saja. Malah ketika saya jadi panitia jangankan kritik kaca dipecah, TV dihancurkan kami tidak marah. Karena kita ini hidup dalam hukum tentu ada tempatnya kami mengaduh yaitu kepolisian, karena negara kita negara hukum. Tak perlu bawah-bawa ormas sebab ini ranah pengusaha cukup keamanan dari kepolisian selesai,” ungkap Makkalau.

JUMLAH PESERTA MUKOTA XI

Setelah pendaftaran peserta mukota dan calon ketua ditutup pada pukul 16.00 Wita. Tercatat dalam mukota nantinya akan diikuti 302 peserta, dengan tiga kandidat calon ketua kadin.

“Peserta penuh atau KTA-B berjumlah 302, peserta perangkat organisasi berjumlah 16 dan peninjau 2,” terang Ketua Panitia Pelaksana Mukota XI, H Soegianto.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *