Tinjau Tempat Keramaian, Tim Covid Temukan Pengunjung Pasar Segar Balikpapan Tidak Patuhi Protokol Kesehatan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan melakukan peninjau lokasi tempat berkumpul masyarakat salah satunya di Pasar Segar, Balikpapan Selatan, Rabu (17/6) malam.

Lokasi ini menjadi salah satu tempat favorit berkumpul orang terutama dari kalangan anak muda yang makan bersama sambil berbincang dengan kawan-kawan. Terlihat tidak ada pembatasan jumlah pengunjung sehingga terlihat ramai dan saling berdekatan. Meskipun ada ditemukan beberapa meja yang diisi pengunjung tidak saling berdekatan.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat memberikan imbaun protokol kesehatan.

Di Pasar Segar, tim gugus tugas masih menemukan tidak diterapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak. Tampak hadir Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi bersama Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud, Dandim 0905 Balikpapan Kol I Gusti Agung Sujarnawa, Waka Polresta Balikpapan, Kepala Pol PP, Kepala Dinas Kesehatan Kota dan unsur tim Covid-19, melakukan sosialisasi termasuk meminta agar di tempat seperti ini tetap menjaga jarak, mengenakan masker.

Wali kota dan wakil wali kota tampak melakukan imbaun langsung di tengah-tengah pengunjung yang sedang menikmati makan malam atau sekedar minum. Di lokasi ini terlihat ramai dan bahkan duduk saling berdekatan.

“Pengunjung dan penjual harus mematuhi protokol kesehatan,” ujar Rizal.

Tim Gugus Tugas Covid Balikpapan saat melakukan peninjauan di Pasar Segar.

Rahmad Mas’ud saat berbincang dengan pengunjung restoran meminta agar pengunjung menjaga jarak minimal 1 meter. Termasuk juga meminta kepada pengelola restoran dan café agar menaati protokol kesehatan.

“Ini adalah kebaikan untuk kita semua. Protokol yang disarankan harus diterapkan. Seperti ini kan jaraknya minimal 1 meter tapi kenyatakan kita temukan,” kata Rahmad.

Pihaknya tidak pernah bosan mengingatkan masyarakat termasuk pelaku usaha agar betul-betul memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota, Dandim dan Wakil Wali Kota.

“Kita ingatkan terus kesadaran ini tapi pemerintah tidak bisa jalan tanpa kesadaran dan kepedulian masyarkat,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Rahmad juga bersama tim menempel stiker yang mengajak kepada pemilik/pengelola dan pengunjung menerapkan protocol kesehatan.

Tim melalui DKK juga telah memberikan surat komitmen yang ditandatangani pengelola agar bersedia menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mengenakan masker, menyediakan cuci tangan.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *