Waspada Selama Ramadan: Kapolresta Balikpapan Ingatkan Larangan Petasan hingga Perang Sarung
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, mengeluarkan 54 atensi kepada masyarakat dan seluruh jajaran kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. Atensi ini bertujuan agar bulan Ramadan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Beberapa poin penting dari atensi ini ditekankan agar menjadi perhatian bersama selama bulan suci tersebut. Peryataan tersebut di sampaikan langsung oleh Kapolresta Balikpapan, pada Jumat (28/2/20250.
Salah satu atensi yang disampaikan adalah larangan menyalakan kembang api atau petasan. Kapolresta menegaskan bahwa penggunaan petasan sangat berisiko dan bisa membahayakan keselamatan, baik bagi yang menyalakan maupun orang lain di sekitarnya. Selain itu, suara keras dari petasan dapat mengganggu ketenangan, terutama bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan shalat tarawih.
Kapolresta juga mengingatkan agar masyarakat tidak terlibat dalam balapan liar. Menurutnya, kegiatan balapan liar sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal. Oleh karena itu, pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas terhadap mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, Kapolresta juga mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap tindakan pencurian dengan kekerasan (curanmor) yang sering meningkat pada bulan Ramadan. Dalam hal ini, masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan menjaga barang-barang berharga mereka, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Polisi juga akan meningkatkan patroli untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, terutama pada jam-jam rawan.
Poin lain yang menjadi perhatian adalah fenomena perang sarung yang sering terjadi di kalangan anak muda selama bulan Ramadan. Kapolresta menekankan agar seluruh anggota kepolisian dari berbagai satuan untuk terus melakukan monitoring terhadap kegiatan ini, karena perang sarung dapat berbahaya. Sebelumnya, perang sarung sempat menelan korban jiwa, seorang anak yang kehilangan penglihatannya akibat terkena benda keras saat terlibat dalam aksi tersebut. Kapolresta mengingatkan orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
Kapolresta juga mengajak seluruh masyarakat Balikpapan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas kota. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama bulan Ramadan, sehingga kita dapat beribadah dengan tenang dan masyarakat tetap bisa menjalani aktivitas dengan baik,” ujar Kapolresta.
Dengan adanya atensi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dan aparat kepolisian dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama bulan suci Ramadan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
482
