Direktur Perumda Tirta Manuntung Balikpapan: 151 Laporan Kehilangan Meteran Air, Polisi Bentuk Tim Khusus
PTMB dan Polresta Balikpapan Bentuk Tim Khusus, Meminimalisir pencurian meteran air. Foto Ries
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Maraknya pencurian meteran air di Balikpapan menjadi perhatian serius Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Direktur PTMB mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima 151 laporan kehilangan meteran air dari pelanggan di berbagai wilayah.
Menanggapi meningkatnya kasus tersebut, PTMB berupaya mencari solusi dengan menggandeng pihak kepolisian. Langkah ini diambil untuk menekan angka pencurian yang merugikan pelanggan serta menghambat distribusi air bersih di kota Balikpapan.
Direktur Perumda Tirta Manuntung mengatakan, untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pencurian meteran air maka, hari ini kita rapat bersaam pihak polresta Balikpapan untuk mencari solusi bersama, bagaimanan kedepan kejadian serupa tidak lagi terjadi pada masyarakat.
“ Kita rapat Bersama Waka Polresta Balikpapan dan jajaran, untuk emncari solusi bagaimana agar kejadian pencurain tidak lagi terjadi,” Jelas Direktur Perumda Tirta Manuntung, ( 27/2/2025).
Sementara itu, Wakil Kepala Polresta Balikpapan menegaskan bahwa pihak kepolisian akan segera membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan PTMB. Tim ini bertugas memetakan lokasi rawan pencurian di setiap kelurahan guna meningkatkan pengawasan dan mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami akan melakukan pemetaan lokasi-lokasi yang sering terjadi pencurian. Selain itu, kami juga akan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan,” ujar Wakapolresta Balikpapan.
Selain membentuk tim khusus, kepolisian juga akan berkoordinasi dengan masyarakat dan perangkat kelurahan untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi warga dalam menjaga aset publik. PTMB pun mengimbau pelanggan agar lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.
Pencurian meteran air bukan hanya merugikan pelanggan secara finansial, tetapi juga dapat mengganggu pasokan air bersih bagi warga Balikpapan. Oleh karena itu, diharapkan dari hasil pertemuan antara PTMB dan kepolisian ini, kasus pencurian meteran air dapat ditekan dan tidak lagi terjadi di masa mendatang.
PTMB juga tengah mengkaji opsi pemasangan meteran dengan sistem keamanan lebih baik guna mengurangi risiko pencurian. Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi pelanggan dan memastikan distribusi air tetap berjalan lancar.
Dengan adanya kerja sama antara PTMB, kepolisian, dan masyarakat, diharapkan kasus pencurian meteran air di Balikpapan dapat diminimalkan sehingga warga dapat memperoleh layanan air bersih tanpa gangguan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
519
